Humanity above Religion?

Humanity above Religion?

Oke, kali ini gue mau coba menuliskan sesuatu yang berbeda. Mungkin biasanya gue akan mengawali tulisan gue dengan sebuah cerita, atau mungkin dengan fakta-fakta yang gue temukan. Tapi, kali ini gue akan coba membuat suatu teks argumentatif yang menanggapi suatu hal.
Ya, menarik memang jika kita berbicara tentang hal ini. Quotes yang mungkin tak asing lagi di telinga kita, yaitu “Humanity above Religion”. Secara bahasa Humanity above Religion berasal dari bahasa Inggris, yang berarti Kemanusiaan di atas Agama. 

*Oke, disclaimer sedikit. Kenapa sih gue analisa dari segi bahasa? Karena gue berasal dari jurusan bahasa, tepatnya Pendidikan Bahasa Inggris, jadi gue coba mengamalkan apa yang gue pelajari aja hehe.

Jika kita tilik dari segi bahasa, kata ‘di atas’ merujuk pada kata depan atau dalam bahasa Inggris disebut preposition. Biasanya, dalam bahasa, kata depan atau preposition ini digunakan untuk penempatan suatu objek, atau istilah keren nya positioning. Berarti dari segi bahasa, bisa disimpulkan jika quotes tersebut bermakna penempatan posisi Kemanusiaan yang secara strata atau struktur berada di atas Agama.
Lalu apa sih yang jadi pendapat gue? Bagaimana tanggapan nya? Nah, karena di sini kaitannya juga tentang agama, dan agama gue adalah Islam, jadi gue mau coba menanggapi juga dari perspektif Islam. Walaupun sedikit yang gue tahu.
Bagi gue, Islam itu adalah agama yang cinta damai. Karena jika kita lihat dari segi bahasa pun, Islam berasal dari kata salm yang berarti damai. Jadi, jika substansi yang dibawanya saja adalah perdamaian, sudah pasti hal-hal yang berkaitan dengan kemanusiaan pun tentunya diajarkan pula oleh Islam.
Kita mungkin juga ingat kalau Islam telah mengajarkan tentang hamblumminallah dan hablumminannas. Hubungan baik ke Allah dan hubungan baik ke manusia. Dari sini saja bisa terlihat, betapa pentingnya hubungan kemanusiaan diajarkan oleh Islam bukan hanya sekadar hubungan ke Allah semata.
Belum lagi konsep-konsep sebagai manusia, sudah sangat konkret dan jelas diajarkan. Salah satu contoh penting yang diajarkan sebagai manusia adalah akhlak atau perilaku. Rasulullah telah mencontohkan betul bagaimana manusia harus berakhlak. Bahkan tujuan Rasulullah diturunkan ke bumi oleh Allah SWT. adalah untuk menyempurnakan akhlak. Ya, kalau boleh jujur gue sebagai manusia pun juga sering lupa akan hal ini, padahal inilah seninya jadi manusia. Inilah yang menjadi pembeda kita dengan makhluk lainnya.
Balik lagi tentang quotes tadi, “Humanity above Religon”. Jika kita menempatkan Kemanusiaan di atas Agama, dalam konteks nya di sini adalah Islam, menurut gue rasanya kurang cocok. Karena kemanusiaan itu sendiri sudah terangkum dalam ajaran agama Islam. Jadi, untuk kita yang beragama Islam, jika kita ingin memanusiakan manusia atas nama kemanusiaan, cukuplah jalankan ajaran Islam itu sendiri dengan baik. Itu kuncinya.

Komentar

Postingan Populer